Tanda Pria Mempunyai Kadar Testosteron Rendah, Apa Saja Ya?

Tanda pria mempunyai kadar testosteron rendah, apa saja ya?– Bukan rahasia umum lagi jika salah satu hormon yang dominan di tubuh pria adalah testosteron. Fungsi utama dari hormon testosteron ini adalah mempengaruhi massa otot, gairah seksual, hingga pertumbuhan bulu-bulu halus. Meskipun wanita mempunyai hormon testosteron, akan tetapi kadarnya nggak sebanyak yang dimiliki pria.

Seiring berjalannya waktu, kadar testosteron pada tubuh pria tentu saja dinamis, bisa mengalami peningkatan bahkan penurunan. Jika kasus hormon testosteron pada pria menurun, ternyata ada beberapa tanda-tanda yang dapat kamu perhatikan. Hal ini karena penurunan hormon testosteron nggak hanya mempengaruhi hal-hal internal dalam tubuh saja, melainkan hal external pun juga ikut mengalami pengubahan saat kadarnya menurun secara terus menerus.

Dilansir dari healthline, terdapat beberapa tanda pria mengalami penurunan kadar hormon testosteron, terutama yang usianya di bawah 30 tahun!

  • Mengalami rambut rontok secara berulang, bahkan bisa menyebabkan kebotakan.
  • Sulit mempertahankan ereksi saat berhubungan seksual, bahkan sperma yang dikeluarkan cenderung sedikit.
  • Menurunnya hasrat seksual sehingga menjadikan sesi bercinta nggak menggairahkan.
  • Memperbesar kemungkinan mengalami kemandulan.
  • Lemak dalam tubuh semakin bertambah (bahkan bagian payudara pun menjadi terlihat berisi)
  • Tubuh merasa cepat lelah karena kesulitan untuk memperoleh tidur yang berkualitas.
  • Kondisi mood yang nggak menentu dan mampu mengarahkan pria untuk mengalami depresi.

Penyebab Utama Pria Mengalami Penurunan Kadar Testosteron

Selain faktor umur, ternyata ada beberapa penyebab utama seorang pria mengalami penurunan testosteron di dalam tubuhnya, di antaranya adalah:

  • Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan.
  • Kadar kolestrol yang sangat tinggi.
  • Pola makan yang nggak terkontrol, sehingga menyebabkan obesitas.
  • Mempuyai penyakit hipertensi, liver, AIDS, atau kanker (efek kemoterapi karena menggunakan cahaya radiasi)

Pengobatan untuk Meningkatkan Testosteron

Kalau kamu mempunyai gejala-gejala yang telah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa cara pengobatan untuk meningkatkan kadar hormon testosteron dalam tubuh. Dilansir dari sehatq, ada tiga macam cara melakukan pengobatan peningkatan testosteron, yaitu:

  • Suplemen Prohormon (Menggunakan bahan-bahan herbal yang tentunya alami, suplemen prohormon dipercaya mampu meningkatkan testosteron dan mampu menyeimbangkan kadar kolestrol supaya tetap stabil)
  • Suplemen Testosteron (Meskipun nggak ada salahnya mengkonsumsi suplemen yang satu ini, akan tetapi efek dari suplemen testosteron adalah mampu mempengaruhi kondisi liver, sehingga dibutuhkan arahan dan petunjuk dokter sebelum mengkonsumsinya)
  • Terapi untuk Menggantikan Hormon (Meskipun membutuhkan waktu yang sedikit lama, akan tetapi menerapkan terapi dipercaya mampu memperbaiki hormon testosteron, bahkan meningkatkan massa otot dan bertambahnya kadar hemoglobin. Namun, efek samping dari terapi ini adalah risiko mengalami penyakit jantung meningkat, mudah timbul jerawat hingga pembesaran pada bagian payudara)

Itulah pembahasan singkat mengenai pria yang mengalami penurunan kadar testosteron dalam tubuhnya. Sebenarnya, semua pria (bahkan wanita pun) berisiko mengalami penurunan jenis hormon yang satu ini. Disarankan ketika sudah memasuki usia 35 tahun, kamu harus rutin melakukan pengecekan kepada dokter untuk memastikan kondisi hormon di dalam tubuh stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

19 − four =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL

Name - City
Membeli Product Time