Priapismus: Ereksi Pria yang Berlebihan

Ereksi pria

Priapismus: ereksi pria yang berlebihan– Tanpa adanya ereksi, pria nggak akan bisa melakukan sesi bercinta dengan pasangan secara maksimal. Jika kamu pernah mendengar penyakit yang bernama disfungsi ereksi, orang yang mengalaminya akan sulit mempertahankan ereksinya dengan baik.

Namun, berbeda dengan priapismus. Penyakit priapismus menjadikan para pengidapnya justru mengalami ereksi yang berlebihan. Dilansir dari kontan, kondisi priapismus pada pria jika nggak diobati bisa menjadikan proses ereksi hingga mencapai lebih dari empat jam!

Ada satu kasus yang cukup memprihatinkan terkait priapismus. Di negara India, ada seorang pria yang hampir saja meninggal dunia karena mengalami priapismus selama 21 hari berturut-turut. Dikarenakan pria tersebut telat memeriksakan diri, maka dilakukannya operasi penis dan menajdikannya harus mengalami impoten secara permanen.

Penelitian Terkait Penyakit Priapismus

Dikutip dari penelitian dari Universitas Airlangga oleh Septa Surya Wahyudi dan Soetojo terkait priapismus, penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang cukup darurat dan harus diberikan penanganan cepat untuk menghindari terjadinya disfungsi ereksi.

Nama priapismus diambil dari bahasa Yunani, yakni priapus yang nama dewa kejantanan pada masa Yunani kuno. Sebenarnya, 60% priapismus yang diidap pria merupakan penyakit idiopatik (belum diketahui secara jelas mengenai penyebab utamanya). Sedangkan 40% disebabkan oleh beberapa faktor, seperti mengkonsumsi obat-obatan, trauma pada penis, hingga konsumsi zat vasoaktif (zat untuk menurunkan tekanan darah).

Dalam penelitian tersebut menyatakan jika pria yang mengalami priapismus berada di rentang usia 20-50 tahun dan dua faktor utama ialah kelainan darah hingga obat-obatan tertentu.

Gejala Penyakit Priapismus

Dilansir dari alodokter, terdapat tiga gejala penyakit priapismus yang wajib kamu waspadai, di antaranya adalah:

  • Bagian batang penis begitu kaku, akan tetapi bagian ujung penis terasa begitu lunak.
  • Rasa nyeri yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.
  • Proses ereksi pada penis yang berlangsung selama berjam-jam.

Pengobatan Penyakit Priapismus

Jika kamu sudah merasakan gejala-gejala penyakit priapismus, sebenarnya dapat melakukan penanganan awal sebelum akhirnya kamu memeriksakan diri ke dokter. Pengobatan mandiri yang dapat kamu lakukan di antaranya adalah:

  • Mandi atau berendam menggunakan air bersuhu hangat.
  • Biasakan diri untuk mengkonsumsi cairan supaya tubuh tetap terhidrasi.
  • Berlatih untuk nggak menahan air kencing.
  • Jika merasakan nyeri yang nggak tertahankan, bisa menggunakan obat generik seperti paracetamol.
  • Usahakan untuk melakukan olahraga kecil (seperti jogging ringan).

Ereksi pria yang berlebihan seperti para pengidap priapismus memang harus segera ditangani supaya penis nggak mengalami komplikasi lebih parah. Kalau kamu menjaga kondisi kesehatan organ vital dengan baik, tentunya kamu akan menjaga stamina tubuh dengan mengkonsumsi suplemen kesehatan dari Herqowmax.

Segera dapatkan suplemen Herqowmax kamu di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

three + ten =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL

Name - City
Membeli Product Time