Pria Mengalami Gejala Kehamilan? Mungkin Saja itu Adalah Sindrom Couvade!

sindrom couvade

Pria mengalami gejala kehamilan? Mungkin saja itu adalah sindrom couvade!– Momen kehamilan merupakan hal yang membahagiakan bagi pasangan suami-istri (pasutri). Menantikan kehadiran sang buah hati tentunya akan menjadi momen mendebarkan dalam kurun waktu sembilan bulan kedepan.

Kamu tentunya sudah tahu dong ya jika proses kehamilan akan dirasakan oleh wanita? Namun, apa jadinya jika pria yang mempunyai istri sedang mengandung mampu merasakan gejala kehamilan yang serupa?

Fenomena ini disebut dengan sindrom couvade.

Dilansir dari orami, sindrom couvade atau dalam bahasa inggrisnya disebut couvade syndrome adalah bentuk empati yang sangat ekstrim dari pria kepada pasangannya, sehingga gejala fisik dan psikis yang dialami wanita dapat dirasakan pula oleh pria.

Tapi, apakah sindrom couvade adalah sebuah penyakit? Jawabannya adalah, bukan. Sindrom couvade dapat dialami oleh banyak pria dan sebenarnya, nggak ada pengobatan khusus untuk menangani sindrom couvade. Hal ini murni dari pengaruh psikologis karena rasa empati pria saat melihat pasangannya sedang mengandung.

Gejala yang dialami pria saat mengidap sindrom couvade nggak berbeda jauh dari wanita hamil, misalnya saja seperti penurunan libido (gairah seksual), merasakan cemas berlebihan, diare, mual, hingga merasa gelisah saat ingin tidur.

Dikutip dari kompas, sindrom couvade biasanya dirasakan oleh pria saat pasangannya memasuki usia kehamilan antara 1-3 bulan. Bahkan, hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pria mengalami sindrom couvade dapat mencapai 72%, lho!

Namun, selain bentuk empati ekstrim, ada beberapa penyebab yang menjadikan sindrom couvade ini dialami oleh pria, seperti perasaan bahagia dan stress yang dirasakan dalam satu waktu bersamaan hingga pseudocyesis (kehamilan hantu). Mungkin terlihat nggak masuk akal mengenai pseudocyesis, akan tetapi banyak yang mempercayai jika hal ini menjadikan pria seakan-akan sedang mengalami kehamilan di dalam perutnya sendiri.

Sindrom couvade menjadi sebuah tanda bahwa keterikatan emosional antara suami dan istri bisa terjalin dan menghubungkan apa yang dirasakan oleh masing-masing pasangan. Namun, sebagai pria, kamu bisa mengontrol tekanan emosional tersebut tanpa harus melakukan terapi atau pengobatan secara medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

14 + eighteen =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL

Name - City
Membeli Product Time