Onani Boleh, Tapi Kalau Keseringan, Efeknya Seperti Apa, Ya?

onani

Onani boleh, tapi kalau keseringan, efeknya seperti apa, ya?– Ketika seseorang merasa hasrat seksualnya harus disalurkan akan tetapi terhambat oleh beberapa hal, misalnya saja seperti nggak punya pasangan atau sedang menjalin hubungan secara LDR (Long Distance Relationship), tentunya salah satu cara terbaik untuk menyalurkannya adalah dengan cara onani.

Yaps! Sebenarnya, onani merupakan istilah lain dari masturbasi. Namun, onani identik kepada aktivitas self service yang dilakukan oleh pria. Biasanya, untuk menstimulasi proses onani, pria menggunakan berbagai macam cara supaya mencapai klimaks yang diinginkan, mulai dari menonton blue film, memainkan penis, hingga menggunakan adult toys supaya sensasi onani lebih nikmat.

Ketika melakukan onani, sebenarnya sih sah-sah saja, ya, asalkan nggak mempengaruhi aktivitas sehari-hari karena mampu berpotensi menimbulkan kecanduan. Nah, kalau sudah kecanduan onani dan mempengaruhi hidup si pria, wahh hal tersebut harus segera ditangani, nih! Selain mempengaruhi fisik, ternyata melakukan onani berlebihan dapat mempengaruhi psikis, lho!

Manfaat Onani

Sebelum membahas mengenai dampak negatif dari onani, sebenarnya aktivitas yang satu ini memberikan banyak manfaat, khususnya untuk menyalurkan hasrat seksual. Dilansir dari hellosehat, inilah manfaat onani, yakni:

  • Membantu pria yang mengalami kesulitan untuk tidur. Hal ini dikarenakan saat onani, tubuh memproduksi hormon endorfin yang berlebih, sehingga mengakibatkan tubuh menjadi lelah dan mengantuk.
  • Melakukan aktivitas onani juga mampu meredakan stress dan depresi. Maka lebih disarankan untuk melakukan onani sebelum tidur dibandingkan saat bangun di pagi hari.
  • Onani juga menekan angka aktivitas berhubungan seksual secara bebas. Terlebih lagi jika menggunakan jasa PSK (Pekerja Seks Komersial) yang nggak kamu tahu apakah terbebas dari penyakit kelamin atau nggak.
  • Percaya atau nggak, onani juga mampu meningkatkan imunitas dalam tubuh, lho. Saat melakukan onani, ada hormon yang bernama kortisol dan mempunyai fungsi sebagai penambah kekebalan tubuh.

Efek Negatif Onani Berlebihan

Meskipun banyak dampak positifnya, akan tetapi jika dilakukan secara berlebihan juga menimbulkan efek negatif, lho. Misalnya saja seperti:

  • Penis menjadi lecet karena terlalu banyak mendapatkan gesekan.
  • Mengurangi sensitivitas pada penis karena terlalu sering mendapatkan stimulasi.
  • Hasrat untuk berhubungan seksual secara langsung menurun karena sudah mendapatkan kenikmatan saat melakukan onani.
  • Mempengaruhi ukuran otak bagian depan, sehingga memungkinkan pria yang sering onani mempunyai sifat implusif dan mempengaruhi konsentrasi saat mengerjakan sesuatu.

Kalau misalnya onani membuat kamu menjadi candu dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari, sebaiknya kamu harus mengatasinya dengan cara menyibukan diri dengan kegiatan lebih bermanfaat dan tentunya positif. Jangan sampai biarkan diri kamu mempunyai waktu senggang yang memberi celah pikiran untuk beronani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

12 + seventeen =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL

Name - City
Membeli Product Time