Grooming, Bentuk Pelecehan Seksual yang Wajib Diwaspadai!

 

pelecehan seksual grooming

Grooming, bentuk pelecehan seksual yang wajib diwaspadai!– Beberapa minggu belakangan ini, pemberitaan di media sosial sempat viral karena adanya video tidak senonoh antara selebgram dan aktris asal Indonesia yang menampilkan adegan berciuman melalui media sosial Instagram.

Sebenarnya, hal tersebut jika tidak diunggah ke media sosial merupakan hal lumrah yang dilakukan oleh sebagian besar pasangan. Namun, bukan itu poin yang ingin di bahas pada artikel kali ini. Pasalnya, posisi si pria ini mempunyai rentang usia yang cukup jauh dengan si wanita mencapai lebih dari 10 tahun!

Banyak yang menyangkan tindakan si pria karena secara tidak langsung “mengeksploitasi” si pihak wanita dengan dalih memberikan perhatian dan kasih sayang yang dibutuhkan dalam bentuk cinta. Padahal, jika ditelisik, si pria berpotensi melakukan grooming dan mengarah ke pelecehan seksual.

Dilansir dari merdekagrooming merupakan proses persiapan dari pihak pasangan yang umurnya jauh lebih tua ketika akan memanfaatkan pihak yang lebih muda untuk memuaskan nafsunya. Mungkin kamu lebih familiar dengan istilah grooming pada hewan peliharaan supaya mempunyai kondisi bulu bersih dan juga terawat.

Namun, ternyata, istilah grooming dapat merujuk ke tindakan pelecehan seksual yang wajib untuk diwaspadai! Meskipun tidak menutup kemungkinan jika pihak groomer (orang yang berencana melakukan pelecehan seksual) adalah wanita, akan tetapi banyak kasus di lapangan terjadi jika mayoritas pelakunya adalah pria.

Fenomena grooming sering dikaitkan oleh perilaku pedofilia yang tentunya sangat merugikan pihak yang usianya lebih muda. Di saat tubuhnya belum diprioritaskan untuk melakukan aktivitas seksual, akan tetapi para groomer sepertinya tidak peduli dan mencari banyak cara untuk menjadikan pihak yang lebih muda mau melakukan apa yang dirinya inginkan.

Saat ini, para groomer mampu mendapatkan korban yang diinginkan melalui media sosial. Terlebih lagi saat ini anak-anak sudah mulai paham dan aktif dalam menggunakan media sosial di berbagai macam platform. Tentunya, hal tersebut sangat mempermudah para groomer untuk mencari informasi. Mulai dari data pribadi korban, hal-hal apa saja yang disukai korban hingga mencari waktu yang tepat untuk bertemu dan melancarkan aksinya.

Biasanya, para groomer sangat ahli untuk menjadikan si pihak yang lebih muda merasa nyaman. Misalnya saja membelikan makanan atau barang favoritnya, mendengarka ceritanya, menemani dirinya bermain dan tentunya memanfaatkan hal tersebut untuk melakukan kontak fisik secara aktif.

Mungkin saja pihak yang lebih muda merasakan perilaku tersebut sebagai bentuk rasa kasih sayang, akan tetapi para groomer menjadikan momen tersebut sebagai kesempatan besar untuk melakukan pelecehan.

Khusus untuk para pria yang mungkin mempunyai adik, anak, atau saudara yang mengalami hal seperti ini, sebaiknya berikan perlindungan ekstra karena para groomer saat ini benar-benar sangat meresahkan. Tindakan pelecehan seksual ini sangat sulit untuk diindentifikasi karena para groomer bermains sangat cantik untuk melakukan manipulasi terhadap para korban-korbannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

12 − eleven =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL

Name - City
Membeli Product Time