Tiba Tiba Loyo Saat Berhubungan Seksual, Begini Cara Mengatasinya!

Tiba Tiba Loyo Saat Berhubungan Seksual, Begini Cara Mengatasinya! – Pria pasti mempunyai keinginan untuk memuaskan pasangannya tetapi seringkali terhalang dengan adanya disfungsi ereksi seperti tiba tiba loyo saat berhubungan. Kondisi ini pastinya akan meruntuhkan rasa percaya diri seorang pria bahkan harga dirinya.

Namun, bagi kamu yang memiliki masalah dengan urusan disfungsi ereksi ini tidak perlu khawatir. Agar kemesraan dengan pasangan tetap bisa terjaga, yuk ketahui cara mengatasi disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi atau yang biasa disebut dengan impotensi adalah kondisi ketika seorang pria tidak bisa mempertahankan ereksi secara optimal ketika sedang berhubungan seksual. Seorang pria akan dikatakan sedang mengalami disfungsi ereksi jika:

  • Hanya bisa ereksi kadang-kadang saja.
  • Bisa ereksi, tetapi tidak cukup tahan lama untuk berhubungan seksual.
  • Sama sekali tidak bisa berereksi.
  1. Gejala Jika Kamu Mengalami Impotensi

Gejala utama pada masalah disfungsi ereksi adalah ketika seorang pria tidak mampu untuk ereksi atau tidak mampu dalam mempertahankan ereksi sampai hubungan seksual berakhir. Jika penyebabnya adalah psikologis, mungkin impotensi diakibatkan karena kecemasan seperti perubahan mood, depresi, insomnia, dan kekhawatiran tentang kinerja ketika sedang berhubungan seksual bersama pasangan.

Jika penyebabnya adalah fisik, biasanya terdapat gejala penyakit medis yaitu sirkulasi yang buruk di kaki, nyeri dada, sesak napas saat berolahraga, dan diabetes juga sering dikaitkan dengan masalah pada disfungsi ereksi.

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak tertera di atas. Jika kamu memiliki kekhawatiran tentang gejala, silakan konsultasikan dengan dokter.

  1. Penyebab Impotensi
  • Penyebab Fisik

Berikut adalah penyebab fisik dari impoten:

  1. Penyakit jantung dan penyempitan pembuluh darah.
  2. Diabetes.
  3. Tekanan darah tinggi.
  4. Kolesterol tinggi.
  5. Obesitas dan sindrom metabolik.
  6. Penyakit parkinson.
  7. Multiple sclerosis.
  8. Gangguan hormonal, yaitu gangguan yang termasuk dalam kondisi tiroid dan defisiensi testosteron.
  9. Kelainan struktural atau anatomi penis, seperti penyakit peyronie.
  10. Cedera di daerah panggul atau sumsum tulang belakang.
  • Penyebab Psikologis

Beberapa kasus langka seperti seorang pria yang dapat menderita impotensi dan mungkin tidak pernah mencapai ereksi. Hal ini disebut impoten primer, penyebabnya adalah hampir selalu bersifat psikologis, jika tidak ada kelainan fisik yang jelas. Faktor semacam itu dapat meliputi:

  1. Merasa bersalah.
  2. Takut akan keintiman.
  3. Depresi.
  4. Kecemasan berat.

Faktor psikologis dapat menyebabkan impotensi, seperti mulai dari penyakit kesehatan mental yang dapat diobati sampai kondisi emosi sehari-hari yang dialami sebagian besar orang.

Hal ini penting untuk dicatat bahwa mungkin ada tumpang tindih antara penyebab medis dan psikososial. Contohnya seorang pria yang mengalami obesitas akan kesulitan mempertahankan ereksi. Itu adalah penyebab fisik.

Namun dalam saat yang sama, pria tersebut memiliki harga diri yang rendah karena keadaan kondisi tubuhnya. Kondisi ini juga dapat memengaruhi fungsi ereksi dan juga merupakan penyebab psikososial.

  1. Faktor-Faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Disfungsi Ereksi

Banyak faktor risiko yang bisa berkontribusi untuk masalah disfungsi ereksi, yaitu:

  1. Kondisi medis, terutama diabetes atau kondisi jantung.
  2. Mengonsumsi tembakau, mengonsumsi tembakau akan membatasi aliran darah ke pembuluh darah dan arteri, lambat laun menyebabkan kondisi kesehatan kronis yang menyebabkan impotensi.
  3. Kelebihan berat badan, terutama jika kamu obesitas.
  4. Perawatan medis tertentu, seperti operasi prostat atau pengobatan radiasi untuk kanker.
  5. Cedera, terutama jika cederanya merusak saraf atau pembuluh darah yang mengontrol ereksi.
  6. Mengonsumsi obat, yaitu obat yang termasuk antidepresan, antihistamin, dan obat-obatan untuk mengobati kondisi tekanan darah tinggi, nyeri, atau prostat.
  7. Kondisi psikologis, seperti stress, gangguan kecemasan, atau depresi.
  8. Penggunaan narkoba dan alkohol, terutama jika kamu menggunakan narkoba jangka panjang atau peminum berat.
  1. Perubahan Gaya Hidup yang Dapat Mengatasi Penyakit Impotensi

Ini beberapa cara untuk membuat kamu dapat mengatasi penyakit impotensi dengan merubah gaya hidup menjadi lebih baik:

  1. Berhenti merokok. Jika kamu sulit berhenti, minta tolong. Coba mengganti nikotin dengan permen karet atau tanya dokter kamu tentang resep pengobatan yang bisa membantu kamu berhenti.
  2. Penurunan berat badan. Kelebihan berat badan dapat menyebabkan kamu mengalami impotensi.
  3. Sertakan aktivitas fisik dalam rutinitas harian kamu. Olahraga memiliki banyak fungsi yang dapat membantu mengatasi penyebab impoten, salah satunya, termasuk mengurangi stres, membantu kamu menurunkan berat badan, dan meningkatkan aliran darah.
  4. Menjalani pengobatan masalah alkohol atau obat. Minum terlalu banyak atau sering menggunakan obat-obatan terlarang tertentu dapat memperburuk kondisi disfungsi ereksi atau menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.
  5. Selesaikan masalah hubungan percintaan kamu. Pertimbangkan konseling pernikahan jika kamu mengalami kesulitan meningkatkan komunikasi dengan pasangan kamu atau menyelesaikan masalah diri sendiri.

Nah, itulah beberapa cara untuk mengatasi disfungsi ereksi agar tidak tiba-tiba loyo saat di ranjang, kamu juga bisa mengonsumsi obat kuat herbal yaitu Herqowmax. Herqowmax terbukti dapat mengatasi impotensi. Saat mengonsumsi Herqowmax, kamu tidak perlu khawatir dengan efek samping yang akan ditimbulkan, karena Herqowmax terbuat dari 100% bahan alami jadi tidak ada efek sampingnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

one × 3 =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL