Lemah Syahwat: Apa Penyebab dan Bagaimana Mengatasinya?

Lemah Syahwat: Apa Penyebab dan Bagaimana Mengatasinya? – Masalah impotensi atau lemah syahwat adalah problem yang sering dikhawatirkan oleh para pria, terutama mereka yang sudah menginjak usia lanjut, yaitu 60 tahun ke atas. Kondisi ini sendiri mengacu pada ketidakmampuan penis saat ereksi, atau ketidakmampuan untuk mempertahankan posisi ereksi, ketika penderitanya tengah berhubungan intim.

Meskipun masalah ini biasanya diakibatkan oleh faktor usia lanjut, sebenarnya ada berbagai macam faktor penyebab lainnya yang dapat mengakibatkan kondisi ini. Apa saja, ya? Simak dalam daftarnya berikut ini.

Penyebab Umum Lemah Syahwat

  1. Faktor gaya hidup.

Gaya hidup yang tidak sehat jelas dapat berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk masalah fungsi seksual secara khusus. Dan pada pria, gaya hidup yang jauh dari kata sehat juga dapat memicu masalah lemah syahwat. Pasalnya, kebiasaan-kebiasaan seperti merokok, kurang tidur, terlalu banyak mengonsumsi alkohol, sampai penyalahgunaan obat-obatan dapat mengakibatkan gangguan pembuluh darah, yang juga berdampak pada berkurangnya aliran darah menuju penis. Akibatnya, pria pun kesulitan ereksi maupun mempertahan ereksi.

  1. Gangguan psikologis.

Di samping faktor fisik, impotensi juga dapat disebabkan oleh adanya gangguan psikologis, seperti stres berat yang berlangsung dalam jangka panjang. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa pria dengan masalah psikologis seperti gangguan kecemasan, depresi, gangguan stres pasca trauma, baru saja ditinggalkan pasangan atau cerai, sampai mengalami kekhawatiran yang berlebihan terhadap kemampuan seksualnya, berisiko lebih tinggi mengalami kondisi yang satu ini.

  1. Gangguan hormon.

Secara alami, testosteron merupakan jenis hormon yang mengatur hasrat atau dorongan seks pria. Dan apabila kadar testosteron berkurang, dampaknya pria akan mengalami kesulitan mencapai kepuasan secara seksual dan berisiko mengalami lemah syahwat. Selain itu, jika pria memiliki penyakit yang disebabkan gangguan hormon seperti gangguan tiroid, hipogonadisme, dan diabetes, ia berisiko mengalami komplikasi, termasuk gangguan saraf dan sirkulasi darah pada penis yang berkurang, yang mengakibatkan impotensi.

  1. Efek samping konsumsi obat-obatan.

Ada beberapa jenis obat-obatan yang memang memiliki efek samping untuk memengaruhi aliran darah, termasuk aliran darah pada penis pada pria yang berujung pada gangguan impotensi. Contohnya obat anti-depresan, obat penenang, obat anti-hipertensi, obat anti-psikotik, kemoterapi pengobatan kanker, dan obat-obatan untuk penyakit kardiovaskular/jantung.

  1. Mengidap penyakit kardiovaskular.

Selain obat penyakit jantung, masalah pada sistem kardiovaskular sendiri memang sudah dapat memengaruhi aliran darah ke penis. Karena itu, pria dengan penyakit ini juga sangat rentan mengalami masalah impotensi, termasuk menderita kolesterol, hipertensi, dan gula darah tinggi.

  1. Operasi kandung kemih atau prostat.

Pria yang menjalani prosedur operasi pada kandung kemih dan prostat pun berisiko tinggi mengalami gangguan fungsi seksual yang satu ini. Penyebabnya adalah kemungkinan bahwa ada kerusakan pada saraf atau pembuluh darah di sekitar penis sebagai akibat dari prosedur operasi yang dilakukan. Jika pria mengalami gejala lemah syahwat pasca operasi, gejala tersebut bisa bertahan hanya sementara atau permanen. Dalam kondisi ini, perawatan atau pengobatan khusus untuk mengembalikan fungsi ereksi bisa dipertimbangkan untuk dijalani.

  1. Gangguan penis.

Ada beberapa kelainan atau kondisi pada penis yang juga dapat berdampak langsung pada fungsi seksual sehingga berisiko menyebabkan impotensi. Contohnya Peyronie, epispadia, dan cedera yang terjadi pada penis. Penyebabnya adalah penyakit yang dapat mengakibatkan gangguan pada saraf, aliran darah, bahkan bentuk penis, yang dapat mengakibatkan penis jadi kesulitan ereksi.

Bagaimana Mengatasinya?

Gangguan ereksi yang terjadi hanya sesekali – misalnya saat kecapekan atau stres – tak perlu Anda khawatirkan karena kecil kemungkinan bahwa hal tersebut merupakan tanda-tanda masalah yang lebih besar. Akan tetapi, jika lemah syahwat terjadi setiap kali Anda akan melakukan hubungan seksual dengan pasangan, sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter dengan segera. Dengan begitu, dokter bisa melakukan diagnosis untuk memberikan penanganan serta pengobatan berdasarkan penyebab yang diidentifikasi.

Anda juga dapat mengatasi masalah ini dengan mengonsumsi ramuan herbal HERQOWMAX, yang mengandung bahan-bahan alami yang dapat meningkatkan stamina, meningkatkan kadar testosteron dan libido, hingga mengatasi gangguan seksual, termasuk impotensi atau lemah syahwat. Pasalnya, HERQOWMAX mengandung zat flavonoid, tannin, dan saponin yang dikenal sebagai antioksidan serta zat yang dapat meningkatkan gairah seksual hingga mengatasi disfungsi seksual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

6 + 1 =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL