5 Penyebab Umum Disfungsi Ereksi pada Pria

5 Penyebab Umum Disfungsi Ereksi pada PriaDisfungsi ereksi merupakan masalah seksual pada pria yang dirasa “memalukan”, sehingga banyak pria dengan masalah ini yang merasa ragu untuk berkonsultasi kepada ahli medis mengenai masalah yang dialami. Padahal, gangguan ini dapat diatasi apabila penyebabnya diketahui.

Gangguan ereksi sendiri biasanya ditandai oleh tiga kondisi berikut ini: ereksi kurang kokoh sehingga tidak bisa berhubungan intim, ereksi kurang lama, maupun ereksi yang frekuensinya terjadi lebih sering dibandingkan biasanya.

Lantas, apa saja faktor yang menyebabkan disfungsi ereksi? Terdapat beberapa faktor umum yang jadi penyebab gangguan seksual ini. pasalnya, terpicunya hasrat seksual pria dipengaruhi oleh kinerja otak, saraf, pembuluh darah, hormon, otot, dan bahkan emosi. Jadi, jika salah satunya mengalami masalah, fungsi seksual pun berpotensi mengalami gangguan. Bahkan, bisa jadi masalah gangguan ereksi yang dialami dikarenakan oleh beberapa kondisi sekaligus.

Sementara itu, beberapa faktor umum yang mengakibatkan terjadinya gangguan seksual adalah sebagai berikut.

  1. Adanya masalah medis tertentu.

Sering kali, gangguan ereksi dikarenakan oleh kondisi penderita yang mengidap penyakit tertentu. Misalnya penyakit jantung, diabetes, hipertensi, aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah), penyakit Peyronie (adanya jaringan perut pada penis), obesitas, gangguan tidur, atau sindrom pada sistem metabolis.

Penyakit yang menyerang saraf seperti Alzheimer, stroke, epilepsi, dan Parkinson, maupun gangguan atau ketidakseimbangan hormon seperti hipotiroid dan hipertiroid pun dapat mengakibatkan gangguan ereksi. Apalagi, masalah pada hormon dapat memengaruhi kadar hormon testosteron, yang berfungsi mendorong hasrat seksual pria.

  1. Faktor psikologis.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, aspek emosi atau mental juga berperan dalam ereksi. Karenanya, adanya gangguan atau masalah pada kondisi mental pun dapat mengakibatkan disfungsi ereksi. Hal ini dikarenakan proses terjadinya ereksi yang dimulai saat munculnya gairah seksual karena rangsangan, yang dapat terganggu jika ada kondisi psikologis tertentu yang bisa mencegah terjadinya rangsangan tersebut. Misalnya depresi, stres, adanya masalah dengan pasangan, widower syndrome, rasa percaya diri yang rendah, dan gangguan kecemasan.

  1. Cedera.

Cedera tertentu seperti di bagian saraf, pembuluh darah punggung, atau penis juga patut diwaspadai karena dapat mengakibatkan terjadinya gangguan ereksi. Di samping itu, cedera pada area sekitar penis pun bisa memicu terbentuknya jaringan parut dan posisi penis yang tidak normal ketika ereksi. Kemudian, kebiasaan tertentu yang menyebabkan adanya tekanan pada area sekitar anus seperti berkendara dalam waktu lama pun bisa jadi pemicu kondisi ini.

  1. Efek obat-obatan.

Apabila Anda diharuskan untuk rutin mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu seperti obat anti-psikotik, anti-depresan, penurun hipertensi, obat kanker prostat, obat penurun kolesterol, atau bahkan sampai menyalahgunakan obat-obatan maupun mengonsumsi narkoba, Anda berisiko mengalami serangkaian efek samping, termasuk gangguan ereksi.

  1. Dampak dari prosedur operasi.

Ada beberapa jenis prosedur atau tindakan operasi yang bisa memicu gangguan ereksi. Misalnya operasi pada tulang belakang dan otak, mengingat bahwa kedua bagian tersebut mengatur sistem saraf, termasuk saraf yang memengaruhi ereksi. Di samping itu, prosedur operasi pada area panggul maupun tulang belakang pun memiliki risiko yang serupa karena operasi di kedua bagian tersebut berpotensi merusak pembuluh darah dan saraf di sekitar penis.

Selain prosedur operasi, ada juga beberapa prosedur medis lain yang dapat menyebabkan masalah gangguan ereksi. Contohnya operasi maupun tindak medis pada kelenjar prostat, operasi pengangkatan usus besar, dan terapi radiasi untuk kanker, terutama kanker kandung kemih atau usus besar.

Penanganan Disfungsi Ereksi

Jika Anda mengalami disfungsi ereksi, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan agar dokter dapat mencari tahu apa saja faktor penyebab masalah seksual yang Anda hadapi. Nantinya, penanganan dan pengobatan yang diperlukan akan diberikan berdasarkan hasil diagnosis dan penyebab yang diidentifikasi.

Salah satu cara menangani gangguan ereksi adalah dengan memberikan obat kuat pria atau obat perangsang ereksi, yang mengandung zat-zat tertentu untuk mengatasi disfungsi ereksi, serta meningkatkan gairah seksual dan stamina pria, seperti HERQOWMAX.

Di dalam HERQOWMAX, terdapat kandungan bahan-bahan berikut ini yang bermanfaat dalam mengatasi masalah seksual pria:

  • Cabe Jawa, yang mengandung minyak atsiri untuk mengatasi gangguan psikologis maupun neurologis terkait gangguan ereksi.
  • Catuaba, mengandung antioksidan untuk mengatasi gangguan ereksi.
  • Purwoceng, mengandung antioksidan untuk meningkatkan kadar testosteron dan membangkitkan gairah seksual.

Dengan bahan-bahan herbal berkhasiat, HERQOWMAX merupakan solusi andal yang sehat dan alami untuk mengobati masalah ereksi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

17 − 9 =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL