Bikin Bingung, Sebenarnya Lebih Susah Move On Pria atau Wanita, Ya?

pria susah moveon

Bikin bingung, sebenarnya lebih susah move on pria atau wanita, ya?– Perpisahan menjadi momok paling menakutkan ketika seseorang menjalin asmara dengan kekasih yang dicintai. Kebiasaan bersama dan menghabiskan banyak waktu berdua tentunya akan kandas ketika hubungan sudah nggak bisa diselamatkan lagi, sehingga baik pria dan wanita memilih jalannya masing-masing.

Pada umumnya, orang-orang mengetahui bahwa dari segi pemulihan hati dan pikiran pasca berpisah dengan pasangan, atau yang lebih populer dengan sebutan move on, wanita membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa menerima kenyataan dan meluapkan kesedihannya. Sedangkan pria terlihat “biasa-biasa saja” bahkan menunjukkan sikap santai dan masih bisa tertawa dan berkumpul bersama teman-temannya.

Namun, apakah hal tersebut benar adanya jika wanita lebih sulit move on dibandingkan pria?

Dikutip dari halodoc, sebenarnya pria cenderung lebih susah move on dibandingkan wanita. Hal ini terjadi karena pada dasarnya, pria mempunyai kecenderungan untuk menutupi perasaannya dan lebih memilih untuk memendamnya seorang diri. Selain itu, pria juga cenderung “nggak siap” saat dirinya menghadapi perpisahan dalam hubungan, sehingga hal tersebut yang menghambat mereka untuk memulai hubungan dengan orang baru.

Sedangkan dari fimela menyatakan bahwa ego pria yang sangat besar menghambat proses move on dan memulihkan perasaan sedih setelah berpisah dengan pasangan. Meskipun terlihat cuek, akan tetapi secara nggak langsung si pria bergantung dengan pasangannya. Misalnya saja seperti pasangannya yang selalu merawatnya ketika sakit, membawakan bekal untuk berangkat kerja ke kantor, hingga menemani si pria di saat-saat yang tersulit.

Kalau dikaitkan dengan penelitian ilmiah yang dijabarkan melalui situs liputan6, alasan pria sulit melupakan pasangannya adalah karena di lingkungan sosial, pria cenderung mempunyai intensitas dukungan emosional yang cenderung minim. Maka dari itu, ketika mempunyai pasangan wanita (dan cenderung terbiasa mendapatan dukungan emosional) dan memberikan hal tersebut kepada pria, tentunya kebutuhan pria akan kasih sayang dan perhatian berlimpah diperoleh dari si wanita selama menjalin hubungan asmara.

Namun, kembali lagi, baik pria dan wanita sebenarnya mengalami dan merasakan rasa sakit dan kesedihan yang sama setelah berpisah, akan tetapi cara untuk melakukan proses penyembuhan pasca putus itulah yang berbeda. Wanita cenderung akan meluapkan emosinya dengan bercerita ke sahabat atau keluarga, sedangkan pria cenderung memendam dan melakukan hal lain untuk mendistraksi pikirannya, seperti bermain game atau bekerja sampai lembur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

nine + eighteen =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL

Name - City
Membeli Product Time