Benarkah Pria Lebih Emosional Dibandingkan Wanita?

pria emosional

Benarkah pria lebih Emosional dibandingkan wanita?– Perasaan yang dimiliki seseorang bisa menimbulkan respon emosional yang ditunjukkan melalui ekspresi wajah hingga tindakan verbal (berbicara) dan non-verbal (menggunakan bahasa tubuh). Misalnya saja seperti saat merasakan emosi amarah, seseorang akan cenderung berteriak dan meninggikan suaranya, atau ketika sedih, respon yang ditampakkan adalah mengeluarkan air mata dan menarik diri dari lingkungan sekitar.

Membicarakan tentang emosi, sebenarnya pria dan wanita dapat merasakan hal yang serupa, akan tetapi respon yang ditunjukkan pun juga berbeda. Seperti yang kamu ketahui, bahwa stereotip jika wanita jauh lebih emosional dibandingkan pria memang sudah diakui oleh berbagai macam kalangan. Persetujuan tersebut diiyakan oleh banyak orang karena memang pria cenderung menggunakan pikiran rasionalnya, sedangkan wanita lebih mengutamakan perasaannya.

Namun, apakah benar jika wanita lebih emosional dibandingkan pria? Sebenarnya, semakin berkembangnya zaman, banyak peneliti yang tertarik mengkaji lebih dalam mengenai fenomena ini. Faktanya, banyak hasil penelitian menegaskan bahwa pria mempunyai kecenderungan untuk jauh lebih emosional dibandingkan wanita, lho. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?

Berdasarkan sumber artikel dari halodoc, mengapa wanita cenderung “terlihat lebih emosional” karena pada dasarnya pria lebih pandai dalam menyembunyikan perasaannya.

Studi yang dilakukan di University of Medicine and Science oleh Rosalind Franklin menyatakan bahwa ukuran hipokampus (salah satu bagian dalam otak yang mempunyai fungsi mengatur emosi dan proses mengingat) pria dan wanita mempunyai ukuran yang sama, sehingga sebenarnya, emosi yang dirasakan oleh pria sama besar dengan wanita, hanya saja wanita jauh lebih ekspresif dalam mengutarakannya).

Masih membahas terkait emosi pada pria. Dilansir dari kompas, ada perbedaan ketika pria dan wanita menunjukkan respon saat menghadapi sebuah masalah. Dalam tubuh manusia, terdapat kandungan hormon yang bernama testosteron, hanya saja kandungan testosteron pada pria lebih besar dibandingkan wanita, sedangkan wanita lebih didominasi oleh estrogen.

Efeknya? Wanita akan cenderung mendorong dirinya untuk mencari relasi (seseorang untuk diajak berkomunikasi), sedangkan pria lebih memilih untuk menarik diri untuk mencapai titik teraman dan ternyaman mereka.

Jika diperhatikan secara seksama, sebenarnya sisi emosional pria mulai nampak ketika otoritas dan kebebasan dirinya dalam melakukan sesuatu “dijajah” oleh pihak lain. Pria akan mudah kesal dan langsung marah, sehingga muncul konflik dan nggak menutup kemungkinan untuk berkelahi dengan orang lain.

Dalam pengolahan emosi, berdasarkan informasi dari idntimes, bagian corpus collosum (merupakan sel saraf yang menghubungkan bagian otak kiri dan kanan) cenderung lebih tipis dibandingkan milik wanita. Ketika mengalami permasalahan, baik otak kiri dan kanan pria nggak sepenuhnya mengalami gangguan, sehingga meskipun di dalam kondisi genting sekalipun, pria tetap mampu mencari solusi terbaik dan tetap tenang.

Ternyata, baik pria dan wanita mempunyai sisi emosional yang sama, ya? Hanya saja pria nggak mengekspresikannya secara aktif seperti wanita, jadi seakan-akan wanita lah yang hanya dianggap sebagai mahluk emosional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

8 − five =

Memelihara Stamina Pria
Distributor Resmi PT. REDMITRA PRIMA PERKASA

PEMBAYARAN YANG DITERIMA

AKUN RESMI MEDIA SOSIAL

Name - City
Membeli Product Time